DIKJUT HUTAN-GUNUNG

(10-12 April 2015)

 

 HG 2015(Para Peserta Dikjut HG berfoto bersama usai menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan)

 

Kegiatan Hutan-Gunung adalah salah satu jenis pendidikan lanjut. Kalau dipikir-pikir, kegiatan ini memang kegiatan yang paling dasar buat pengembangan kemampuan seorang mapala. Apalagi inti dari teori-teori dasar buat kegiatan hutan-gunung ini meliputi survival. Survival yang merupakan skill wajib seorang mapala untuk berkegiatan di alam bebas.

Meskipun kegiatan hutan gunung atau yang akrab disebut HG ini termasuk pendidikan untuk anggota Vagus, jangan membayangkan kegiatan ini membosankan apalagi penuh tekanan. Dikjut yang satu ini malah berasa camping bahkan piknik.

Materi dalam dikjut HG ini tentu saja survival, yang di dalamnya termasuk tentang pembuatan api, pencarian air di alam, pembuatan shelter atau pelindung untuk bernaung. Jadi, keseluruhan peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Masing-masing dari mereka mempraktekkan materi survival secara berkelompok. Misal bivak dibuat dengan ukuran untuk kebutuhan kelompok, api yang cukup menghangatkan anggota sekelompok, dan pembagian tugas seperti siapa yang memasak dan sebagainya.

Sebelum sampai di lahan untuk didirikannya bivak, ada juga materi yang harus diterapkan yaitu navdar (navigasi darat). Navdar ini merupakan kegiatan mencari titik lokasi dengan alat bantu kompas dan peta. Peserta diberi suatu titik koordinat tertentu, masing-masing kelompok diberi titik berbeda. Setelah mereka mancapai titik masing-masing, barulah mereka mendapatkan titik kedua yaitu tempat bermalam secara kelompok besar.

Pada nyatanya, berjalannya kegiatan ini tidak terkotak-kotak karena dibaginya peserta dalam kelompok-kelompok. Saat makan pun mereka yang berbeda kelompok bias saling berbagi logistik dan menu hidangan 😀

Oleh: V.XXIII.014