Dimana ada pendarahan dari pembuluh darah terutama arteri yang kita lakukan:
1. lakukan tekan langsung (direct pressure)
2. tinggikan lebih tinggi dari jantung terutama untuk alat gerak
3. tekan tidak langsung di titik tekan (pressure point)
4. yang terakhir namun tidak dianjurkan adalah pemasangan torniquet
Jika terjadi shock kurangi pengeluran panas dan beri oksigen (tidak direkomendasikan untuk awam terlatih).
Potong dan buka pakaian korban, paparkan daerah luka, jika ada benda asing disekitar luka bersihkan dengan bahan steril (air, boorwater, rivanol). Namun jangan membersihkan benda asing yang tertanam di perlukaan, hanya boleh dikerjakan oleh dokter atau perawat karena malah akan merusak jaringan atau bahkan menimbulkan pendarahan baru.
Stabilisasi benda asing dengan kain yang melingkupi (bulk dressing) misalnya dengan dounat knot/pembalut donat.
Pembersihan luka adaalah tugas dokter, jangan sentuh dengan tangan, pakaian atau sesuatu yang bersih.
Immobilisasi bagian yang terluka dan jaga pasien tetap tenang pasang pembalut atau kasa steril untuk melingkupi perlukaan/pendarahan dan ikat dengan kuat tetapi tidak ketat untuk menjaga sirkulasi. Lindungi dan perkuat pembalut atau kasa steril dengan pembalut luar (outer bandage) gulung atau trianguler (mitella) kecuali pada perlukaan di mata, hidung, dan open fraktur (patah tulang terbuka).

Disadur dari Red Cross Youth University Nueva Caceres

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.