Catatan Perjalanan Pendakian Wajib Diksar XXX

Kegiatan pendakian wajib Diksar XXX dilaksanakan dari tanggal 12 Februari 2020 sampai tanggal 15 Februari 2020 dengan tujuan Gunung Sumbing via Mangli Kaliangkrik, Magelang.

Pendakian ini diikuti oleh delapan belas anggota Diksar XXX dan lima orang pendamping dari pengurus PMPA Vagus.

Peserta pendakian wajib mulai berkumpul di Fakultas Kedokteran UNS hari Rabu tanggal 12 Februari pukul 12.30, peserta dan pendamping berkumpul untuk pengecekan barang dan pemberangkatan oleh Pembina PMPA Vagus.

Di bus menuju basecamp Mangli

Pukul 14.03 peserta pendakian wajib berangkat menuju basecamp Mangli menggunakan bus. Di perjalanan peserta menunaikan salat ashar di daerah Prambanan terlebih dahulu selama 25 menit. Lalu kami melanjutkan perjalanan ke Basecamp Mangli.

Perjalanan dilanjutkan sekitar pukul 20.28, kami dibagi menjadi dua rombongan. Rombongan pertama berangkat menggunakan pickup dan rombongan kedua menyusul menggunakan bus.

Awalnya kami semua berencana menggunakan pickup karena peserta tidak mengetahui jika bus Jim bisa sampai Basecamp Mangli. Pukul 22.30 peserta tiba di Basecamp Mangli. Sesuai rencana awal, pendakian akan dimulai keesokan paginya, jadi peserta beserta pendamping bermalam di Basecamp Mangli.

Makan malam di Basecamp Mangli

Pada tanggal 13 Februari peserta pendakian wajib bersiap memulai pendakian. Peserta berangkat ke Pos 1 pukul 07.00. Medan menuju Pos 1 masih mudah, melewati perkampungan lalu ladang penduduk setempat.

Berdoa sebelum mulai perjalanan

Jalanan berupa jalan menanjak dari batu yang tertata rapi. Namun di perjalanan terdapat beberapa kendala. Dua orang peserta merasa sakit hingga muntah.

Sekitar pukul 08.25 peserta pendakian tiba di Pos 1 dan memutuskan untuk istirahat karena para peserta tidak tiba secara bersamaan.

Sekitar pukul 08.53 peserta melanjutkan perjalanan menuju Pos Bayangan. Medan yang dilewati sudah memasuki hutan pinus. Jalanan berupa tanah menanjak dan terdapat bonus landai untuk beristirahat dan ada beberapa petunjuk arah.

Namun peserta juga mengalami kendala, salah satu peserta mengalami kram pada kakinya. Tidak hanya itu, cuaca juga sempat berkabut cukup tebal dan hujan yang lumayan deras. Peserta juga sempat beberapa kali beristirahat untuk menunggu peserta yang sakit.

Pukul 10.54 peserta tiba di Pos Bayangan. Di Pos Bayangan kami beristirahat sebentar lalu kembali melanjutkan perjalanan. Medannya sudah mulai sulit, dengan jalanan tanah menanjak yang cukup licin karena baru saja diguyur hujan.

Dari Pos Bayangan ini, peserta mulai terpencar. Beberapa dari kami memimpin di depan untuk mencari jalan yang sekiranya aman karena ini merupakan pendakian pertama kami melewati jalur Mangli.

Di perjalanan menuju Pos 2 kami banyak beristirahat karena sudah mulai lelah dan medan yang mulai sulit. Terlebih banyak dari kami yang baru pertama kali melakukan pendakian.

Pukul 12.31 kami tiba di Pos 2. Di Pos 2 ini kami beristirahat untuk salat dan makan siang. Pos 2 merupakan tempat yang cukup luas dan terdapat sungai kecil. Pukul 13.20 kami melanjutkan perjalanan ke Pos 3, kondisi jalan makin sulit dan licin.

Namun di perjalanan salah satu kaki peserta makin sakit dan bengkak sehingga kecepatan berjalan cukup lama dengan banyak istirahat. Di sini kami yang cukup sehat berjalan lebih dulu agar bisa sampai Pos 3 sebelum gelap sehingga bisa memasak air dan mendirikan dome untuk peserta yang sakit.

Perjalanan dari Pos 2 ke Pos 3

Medan menuju ke Pos 3 menurut kami yang pemula sangat sulit, karena jalanan tanah menanjak yang sangat licin dan di sebelah kanan kami jurang. Selain itu juga terdapat jalan setapak yang sangat sempit dengan sebelah kanan jurang dan harus melewati sungai kecil yang curam dan licin. Setelah itu kami naik Tanjakan Debus untuk sampai di Pos 3.

Pukul 18.25 kami sampai di Pos 3, lalu mulai mendirikan dome dan memasak air. Saat sampai di Pos 3 kami membagi tugas untuk memasak, mendirikan dome, dan menangani salah satu peserta yang terkena hipotermia. Setelah itu kami memutuskan untuk istirahat agar besok pagi dapat melanjutkan perjalanan.

14 Februari 2020 pukul 02.30 kami bangun dan mulai memasak dan dilanjutkan dengan persiapan untuk ke puncak. Kami mulai perjalanan ke puncak pukul 04.55 setelah salat subuh. Medan yang dilalui pun makin sulit terlebih karena keadaan masih gelap. Jalanan berupa tanah yang cukup menanjak dan bebatuan yang cukup licin.

Perjalanan dari Pos 3 ke Pos 4

Dari Pos 3 ke Pos 4 berupa sabana dan sebelah kanan jurang. Dikarenakan peserta yang kakinya sakit tidak bisa berjalan dengan cepat kami yang lebih kuat berjalan di depan untuk membuka jalan untuk teman-teman di belakang.

Pukul 06.59 kami sampai di Pos 4 dan beristirahat karena para peserta tidak sampai secara bersamaan. Kami beristirahat di Pos 4 cukup lama dan mulai berjalan ke puncak pukul 08.00.

Berfoto di Pos 4

Medan ke puncak berupa jalanan tanah menanjak yang curam dan sulit. Namun saat sampai atas sekitar pukul 10.20 terjadi hujan yang cukup deras dan melihat kondisi teman-teman yang lain sepertinya sudah tidak memungkinkan untuk lanjut, juga ditakutkan terjadi badai akhirnya pukul 10.30 kami memutuskan untuk turun.

Saat perjalanan turun kami mengalami kendala peserta yang kakinya sakit makin membengkak. Saat turun kami terbagi menjadi beberapa kelompok, kelompok yang lebih dulu bersiap untuk memasak air dan makanan untuk teman yang sakit dan mengemasi barang-barang. Kelompok terakhir tiba di Pos 3 sekitar pukul 16.30.

Teman kami yang sakit akhirnya turun dibantu orang basecamp dan yang lainnya membereskan barang-barang. Kami mulai turun dari Pos 3 sekitar pukul 20.00. Kami sampai di Basecamp Mangli sekitar pukul 04.30, setelah itu kami istirahat dan beres-beres. Sekitar pukul 07.00 pagi kami kembali ke UNS menggunakan bus.

Delapan belas anggota Diksar XXX

Video perjalanan kami:


Diksar XXX:
V.XXX.001 Anindya Rafa Eka Putri
V.XXX.002 Annisa Syarifa Istighfarini 
V.XXX.003 Auliya Yasmin Adhi
V.XXX.004 Bagas Umam Alwi 
V.XXX.005 Bernadetta Kusumaningtyas 
V.XXX.006 David Satyamillenio Adam 
V.XXX.007 Enrico Ananda Budiono 
V.XXX.008 Fadhila Dzatu Rifqi 
V.XXX.009 Galyh Naf'an Dzikri 
V.XXX.010 Hamida Fatikhurahmah 
V.XXX.011 Intan Azara 
V.XXX.012 Larasati
V.XXX.013 Maulana Ramadhan Kurniawansyah 
V.XXX.014 Nada Syifa Al Biruni 
V.XXX.015 Nudiya Salwa Syifa Kamila 
V.XXX.016 Nurillah Tutik Syari'ati 
V.XXX.017 Reza Setyo Baskoro
V.XXX.018 Sophia Marwah 
Pendamping:
Bagas Nawastu (V.XXVIII.003)
Deddi Martono (V.XXVIII.004)
Nisrina Alya (V.XXVIII.013)
Adhira Hernanda (V.XXIX.001)
Lina Malinda (V.XXIX.008)

Disunting oleh: Naurah Aletha (V.XXIX.012)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.