SEBERAPA PENTING VAKSIN COVID-19 BAGI MASYARAKAT?

Kedatangan vaksin COVID-19 di tanah air menimbulkan berbagai isu yang tak jarang membuat masyarakat resah. Informasi keliru yang beredar di dunia maya seperti pernyataan vaksin COVID-19 tidak aman atau mengandung bahan yang tidak halal banyak beredar dan perlu diluruskan, untuk itu, di sini akan dibahas fakta mengapa vaksin COVID-19 penting bagi masyarakat.

Vaksinasi atau imunisasi bertujuan untuk membuat sistem kekebalan tubuh mampu mengenali dan melawan virus penyebab infeksi. Vaksinasi COVID-19 sendiri memiliki beberapa tujuan yang ingin dicapai, yaitu untuk menurunkan kesakitan dan kematian akibat COVID-19, Mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) yang nantinya dapat mencegah transmisi / penularan, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan masyarakat, menjaga produktivitas, dan mengurangi dampak pandemi di bidang sosial dan ekonomi.

Cara kerja dari vaksin adalah merangsang pembentukan kekebalan tubuh seseorang terhadap penyakit tertentu dengan memasukkan fragmen kecil dari virus yang telah dilemahkan dan tidak berbahaya. Fragmen ini dalam jumlah yang cukup sehingga tubuh dapat belajar membangun antibodi khusus untuk mikroorganisme / virus tersebut. Kemudian, jika tubuh bertemu dengan antigen dari organisme yang sebenarnya di kemudian hari, tubuh sudah tahu cara melawan dan mengalahkannya.

Saat sesorang divaksin, sangat mungkin dia terlindungi dari infeksi penyakit yang dimaksud. Namun tidak semua orang bisa diberi vaksin, mereka dengan kondisi kekebalan tubuh yang lemah seperti menderita kanker atau HIV dan orang-orang yang tidak bisa mendapat vaksin masih dapat dilindungi jika mereka tinggal diantara orang yang mendapat vaksin. Semakin banyak masyarakat yang mendapat vaksin, patogen / virus akan sulit menyebar karena sebagian besar orang yang terjangkit sudah kebal. Inilah yang dinamakan kekebalan kelompok / herd immunity.

Jika membahas kandungan vaksin, secara umum vaksin mengandung 4 bahan, yaitu antigen (virus yang telah dilemahkan / dimatikan), adjuvant sebagai substansi pembantu yang memperkuat respon imun terhadap antigen, pengawet untuk memastikan vaksin tetap efektif, dan stabilisator untuk melindungi vaksin selama penyimpanan dan saat didistribusikan. Keempat bahan ini telah melalui uji klinis dan pemantauan yang ketat untuk memastikan keamanannya. Vaksin yang sudah jadi juga harus memenuhi syarat yaitu aman, ampuh, stabil, dan efisien dari segi biaya. Keseluruhan proses produksi hingga dinyatakan aman dan dapat diberikan kepada masyarakat dipantau ketat oleh BPOM.

Vaksin COVID-19 telah dinyatakan kehalalanya oleh MUI setelah Tim Auditor LPPOM MUI bersama Komisi Fatwa MUI meninjau langsung ke Sinovac dan PT Bio Farma. Lalu disimpulkan pada saat rapat Komisi Fatwa 8 Januari 2021 bahwa proses produksi vaksin Sinovac tidak memanfaatkan babi atau bahan tercemar babi dan turunannya, tidak memanfaatkan bagian tubuh manusia, tidak bersentuhan dengan bahan najis, menggunakan fasilitas produksi yang suci dan hanya digunakan untuk produksi vaksin COVID-19, dan peralatan serta proses pencuciannya dipandang telah memenuhi ketentuan pencucian secara syar’i.

Setelah mengetahui tujuan, keamanan, dan kehalalan vaksin COVID-19, diharapkan masyarakat tidak lagi termakan isu yang kurang bisa dipertanggungjawabkan kebenaranya. Mendapat vaksin COVID-19 tidak berarti selesai menerapkan protokol kesehatan, justru tetap harus mematuhi pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, menghindari kerumunan, dan tinggal di rumah agar tujuan vaksinasi dapat tercapai. Juga jangan lupa untuk hidup sehat dan menjaga daya tahan tubuh optimal agar tidak terkena infeksi penyakit.

Jika sudah pernah terinfeksi virus COVID-19, lebih baik tetap mendapatkan vaksin 3 bulan pasca dinyatakan sembuh / negatif, agar tidak terjadi reinfeksi atau infeksi berulang. Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati, tak hanya terhindar dari rasa sakit, namun juga lebih murah dari segi biaya. Semoga badai lekas berlalu, agar tak menggores semangatmu.

REFERENSI :
Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi (KPCPEN). 2020. Mangapa Vaksin Penting?. https://covid19.go.id/edukasi/masyarakat-umum/mengapa-vaksin-penting
Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi (KPCPEN). 2021. Paket Advokasi Vaksinasi COVID -19 Lindungi Diri, Lindungi Negeri. www.covid19.go.id
MUI. 2021. Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 02 Tahun 2021 Tentang Produk Vaksin COVID-19 dari Sinovac Life Sciences CO. LTD. China dan PT Bio Farma (Persero).
Primaya Hospital. 2021. Pentingnya Mendapatkan Vaksin COVID-19. https://primayahospital.com/covid-19/pentingnya-vaksin-covid-19/
WHO. 2021. Tanya Jawab: Bagaimana Cara Kerja Vaksin?. https://www.who.int/indonesia/news/novel-coronavirus/qa/qa-cara-kerja-vaksin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.